Ketika fitna menjadi berita
Ketika kecemburuan membakar selera
Ketika kebodohan merajalela
Ketika kebebasan kehilangan rasa
Saat bohongmu menggoda dunia
Saat tipumu mengundang bahaya
Senjatamu tiada menembus hati
Kata-katamu tak kan goyahkan imani
Hatimu kering berkalang dosa
Jiwamu merana tiada makna
Jika engkau tiada mengerti
Tiada perlu merasa sakti
Jika yang kau lihat satu inchi
Jangan engkau bilang paham isi bumi
Datanglah
Kan kuajari engkau tentang jalan hidup; tentang toleransi; tentang bahagia
Kudendangkan lagu hatiku yang berbunga
Kan kubimbing engkau tentang kasih manusia
Dimana fitna tak kuasa dalam samudera cinta
7 komentar:
Reaksi yang santun namun membara. P Tontowi, ada ide agar fina tidak terulang lagi dan tidak menguap ditelan waktu saja tanpa proses sesuatupun?
Tulisanmu sangat matang, dan mengena juga halus hehe...aku sudah overlimit gak bisa blogwalking jauh-jauh besok tanggal 1 baru bisa, salam manis.
aku datang,bang. ajari aku tentang dunia...tanpa kalimah darimu, apalah aku ini...hi..hi...
@tehrouter
kalau jujur, muslim di dunia memang juga sangat beragam, dari extrem kanan sampai kiri. Nha.. yg dikutip film ini hanya yg super-extrem kanan. itu pun dengan angle yg salah dan fatal.
Kita sulit mencegah hal seperti ini, namun rupanya dunia internasional pun sudah sepakat bhw hal seperti ini tidak layak. Yg bisa kita lakukan, mestinya kita lebih bisa mengenalkan Islam secara komplit. Indonesia punya peran besar utk itu, karena merupakan negara muslim terbesar di dunia, dg ajaran yg moderat.
Sementara sampe sekarang Islam yg dikenal barat masih lebih banyak Islam timur tengah yg memang selalu berkecamuk (walau itu perbuatan barat sendiri).
@Balisug
alhamdulillah, semoga tidak jadi gosong (krn kematengan) dan bukan termasuk golongan makhluk halus :)
@Gadis rantau
monggo, kita bisa belajar dari siapa saja. Bagus lagi kalau ke pihak2 yg jelas ilmunya dan jelas perjuangannya. (coba salah satunya, di kategori : "tempat belajar" di sidebar). Diriku hanya mencoba 'menulis kembali' apa yg aku dapat :)
salam bang..
salut..:)
[quote]Datanglah
Kan kuajari engkau tentang jalan hidup; tentang toleransi; tentang bahagia
Kudendangkan lagu hatiku yang berbunga
Kan kubimbing engkau tentang kasih manusia
Dimana fitna tak kuasa dalam samudera cinta[/quote]
Respon yang indah Pak Khalis. Andai seluruh umat Muslim bisa bersikap seperti ini, niscaya dunia akan mengakui 'Islam rahmatan lil alamin'.
Sayangnya umat Muslim paling reaktif adalah para ekstrimis anarkis yang malahan makin mengentalkan stigma kekerasan..
@Edel
Iya.. dan yg diliat dan dimaksudkan Geert memang bener2 cuman Islam timteng (di wawancara nya dia).
Dia mesti sering jalan2 ke Indonesia nih.. juga ke kampungku.. :D, pasti dia damai2 saja hatinya :)
Posting Komentar